Langsung ke konten utama

Tata Cara Penulisan Rumus Excel

Pada dasarnya, agar berjalan dengan baik, excel memiliki tata cara penulisan sintaks atau rumus yang hampir sama, kandungannya, dan komponennya. Yuk kita simak contohnya di bawah ini:

=MATCH(lookup_value,lookup_array,[match_type])

Nama Fungsi

Match merupakan nama fungsi. 

Nama fungsi berguna untuk memberitahu excel jenis operasi apa yang akan dilakukan. Fyi, Excel memiliki kurang lebih 500 fungsi yang masing-masing dirancang untuk mengerjakan tugas yang sangat spesifik.

Dari kesemua fungsi bisa disimpulkan bahwa nama fungsi tidaklah case sensitive, yang artinya tidak peduli apakah fungsi tersebut ditulis dalam huruf kapital atau bukan, fungsi tersebut akan bisa beroperasi.

Operator

Untuk beberapa operasi artimatik, nama fungsi ini tidak diperlukan. misalnya untuk perhitungan penambahan, pengurangan, pembagian, perkalian seperti berikut ini:

=A1*A1

=A1/A2

=A1>A2

dan semacamnya. Operator tersebut bisa berdiri sendiri sehingga tidak memerlukan tambahan fungsi.

Argumen

(lookup_value,lookup_array,[match_type]) <<< adalah argumen.

Fungsi diikuti oleh argumen yang memerintahkan excel untuk melakukan tugasnya lebih spesifik lagi. Argumen bervariasi berdasarkan fungsinya dan menyajikan excel dengan berbagai informasi yang dibutuhkan untuk mengevaluasi hasil.

Sebagai catatan, tidak semua argumen dibutuhkan. Argumen yang bersifat opsional ditandai dengan [] brackets. Kebanyakan fungsi memiliki sekurang-kurangnya satu argumen, tapi sebagian yang lain tidak membutuhkannya. Contohnya seperti ROW(), COLUMN(), TODAY(), NOW().

Jangan khawatir untuk menghafal argumen dari tiap fungsi, karena ketika kita mulai menulis fungsi, maka akan ada kotak kecil yang menyertai untuk memandu Anda, dengan memberi saran pada setiap argumen. Tools ini sangat membantu.


---

Sekian untuk artikel ini. Jika memiliki pertanyaan atau saran-saran untuk artikel selanjutnya, jangan sungkan untuk menuangkannya dalam kolom komentar.

Terima kasih.

Have a nice day! :)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengubah Baris Menjadi Kolom

Ketika bekerja dengan ms.excel mungkin Anda ingin mengubah data pada kolom menjadi baris. Jika melakukannya secara manual dengan copy dan paste, pasti sangat melelahkan jari jemari Anda. Excel memiliki fitur khusus untuk menangani kasus ini.  Mulailah dengan menyorot kolom yang ingin Anda ubah urutannya menjadi baris.  Klik kanan, lalu pilih "Salin".  Selanjutnya, pilih sel pada spreadsheet di mana Anda ingin baris atau kolom pertama dimulai.  Klik kanan pada sel, lalu pilih "Tempel Spesial".  Sebuah modul akan muncul - di bagian bawah, Anda akan melihat opsi untuk mengubah urutan. (Transpose)  Centang kotak itu dan pilih OK. Kolom Anda sekarang akan dipindahkan ke baris atau sebaliknya.  Alhamdulillah, kini data pada baris telah berubah menjadi kolom. Terima kasih telah mampir. have a nice day :)

Cara Membuat Dropdown List di Google Spreadsheet

Membuat Menu Dropdown pada google spreadsheet bisa membuat pekerjaan lebih mudah. Tidak perlu mengetik isi sel yang sama berulang kali, menghindari kesalahan penulisan, dan untuk mendapatkan hasil filter data yang lebih baik. Misalnya kita mau membuat daftar nama provinsi pada lembar kerja. Cara membuat dropdown list di google spreadsheet sangat mudah: Klik Kanan pada cell yang dikehendaki. Pilih Validasi Data Ketik nama list atau daftar yang kita inginkan. Lalu klik simpan. Tadaaa... dropdown sudah jadi. Cara Untuk menghapusnya mudah. Klik kanan pada cell yang diinginkan, lalu pilih hapus validasi. Untuk membuat data validasi secara jamak, bisa dengan cara copy dan paste data validasi. Selamat mencoba :)  --  Terima kasih telah membaca artikel ini. Saya akan sangat menghargai masukan atau request dari pembaca untuk membuat artikel selanjutnya melalui kolom komentar.  Have a nice day! :)